Select Page

harikehari.id – Bekerja dan berkarir dalam suatu lingkup perusahaan biasanya karyawan di dalamnya terdiri dari bermacam-macam background pendidikan dan pengalaman. Jika dalam perusahaan kecil dimungkinkan sangat mudah setiap orang menonjol atau eksis dengan responsibility pekerjaannya, sehingga lebih mudah dikenali baik secara personal maupun style ia bekerja. Namun bagaimana jika di perusahaan besar dan bahkan skala perusahaan multinasional? Apakah akan sama?

 

Lingkup perusahaan besar yang terdiri dari ratusan atau bahkan ribuan karyawan dan memiliki kantor cabang di daerah-daerah tentu memiliki pola kerja yang berbeda, artinya semakin banyak posisi yang perlu diisi demi menunjang jalannya perusahaan. Namun dari kita biasanya sudah bisa membanyangkan pada saat pertama bergabung di perusahaan tersebut, hampir pasti yang kita kenali hanya level-level tertinggi saja seperti General Manager dan Direktur atau mungkin hanya di unit bagian kita saja. Namun dengan berjalan waktu baru disadari bahwa anda pun harus menjadi eksis di bagian tersebut dan bahkan perlu menjadi pusat perhatian karyawan lainnya diluar unit naungan anda. Bagaimana caranya?

 

PERSONAL BRANDING

Iya benar, personal branding sangat penting untuk dimengerti untuk setiap karyawan yang bekerja di dalam suatu perusahaan. Hal ini tidak dikaitkan secara langsung dengan posisi, maksudnya bagaimana? Siapapun anda, dimanapun posisi anda dan apa tanggung jawab anda, semua harus memiliki personal branding yang kuat. Cara mengetahui apakah anda harus memiliki personal branding yang kuat sebagai berikut :

 

Cara kerja anda belum ada arah

Memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama dengan rekan lainnya

Terkadang dilibatkan dan terkadang tidak dalam suatu proyek

Pendapat anda sering tidak didengarkan

Tidak pernah ditanya pendapat

 

Jika hal-hal di atas pernah anda alami, sebaiknya anda perlu mempertajam dan membentuk pola atau style anda bekerja, ini bisa disebut dengan personal branding yang kuat. Beberapa hal yang perlu kita latih dan bahkan pemicu untuk terbentuknya personal branding.

 

1. SELALU TERBUKA DENGAN HAL-HAL BARU

Setiap waktu selalu ada perubahan di lingkungan kita, sikapi diri anda terhadap hal-hal yang baru di sekitar. Memang belum tentu menjadikan kebaikan secara langsung dengan waktu tertentu untuk diri anda sendiri namun perlu dipikirkan aspek lainnya untuk menjadi pertimbangan.

 

BERHENTI DAN DIMULAI DARI SEKARANG MENJADI MANUSIA YANG ANTI PERUBAHAN

 

2. BEKERJA DENGAN DISIPLIN

Waktu adalah uang, istilah yang selalu anda dengar sejak masih belia dan masih berlaku hingga sekarang. Jadikan diri anda selalu disiplin dengan datang ke kantor tepat waktu, menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan lakukan pekerjaan sesuai dengan kebutuhan.

 

3. ANALISA DAN PILAH SAAT KRITIKAN MENDATANGI ANDA

Sering sekali apa yang anda lakukan menjadi bahan kritikan, iya memang seperti itu situasinya. Namun sebaiknya sikapi dengan tenang terhadap kritikan baik atau buruk kepada diri anda.

 

4. BELAJAR LEBIH GIAT LAGI

Sepertinya tidak pernah ada waktu berhenti untuk belajar, baik itu hard skill maupun soft skill. Pembelajaran bisa datang darimana saja, namun pembelajaran dari pengalaman juga sangat berharga.

 

5. TUMBUHKAN RASA KRITIS DALAM DIRI ANDA

Pernyataan ini yang perlu diingat “jangan terlalu puas dengan keadaan saat ini”. Iya benar sekali, apa yang sudah anda hasilkan perlu dikaji secara terus menerus sehingga menjadikan hasil yang memuaskan. Kritisi hal-hal sederhana, sebagai contoh berhubungan dengan proses yang saat ini berjalan, pikirkan dan bayangkan apakah proses tersebut sudah sesuai dan cukup ideal dengan menghubungkan waktu, hasil dan sebagainya.

 

6. BERMAIN DENGAN STRATEGI

Semakin banyak anda berpikir maka semakin banyak yang anda ingin lakukan dan buat. Jangan sia-siakan waktu anda, pikirkan dan buatlah strategi jitu apa yang diperlukan perusahaan.

 

7. DOKUMENTASIKAN IDE CEMERLANG

Jika poin-poin sebelumnya sudah ada bayangkan lalu dipikirkan kembali, namun hal yang tidak pernah boleh dilupakan yaitu dokumentasi. Segera tuangkan dalam tulisan, gambar, buku atau presentasi ide-ide apa dan bagaimana strateginya untuk mencapai hal yang lebih baik. Bagikan dan diskusikan jika anda memiliki kesempatan dalam suatu meeting, namun jika terbatas cukup diskusikan dengan atasan anda langsung.

 

8. PANTANG MENYERAH

Bukan hal yang mudah jika semua yang anda lakukan bisa diterima banyak pihak, namun jika anda sudah mencoba dan gagal, sebaiknya jangan menyerah. Lakukan hal-hal di atas berulang dan selalu perbaiki sampai bertemu moment yang tepat.

 

9. PERCAYA DIRI

Tingkatkan selalu kepercayaan diri anda, namun tidak perlu berlebihan. Apa pun yang anda anggap benar sebaiknya dipastikan kebenarannya dan ditunjang berdasarkan data-data pendukung yang sudah anda riset sebelumnya.

 

CIPTAKAN KEBAIKAN DIMULAI DARI KITA SENDIRI

 

Beberapa poin di atas hanya gambaran bagaimana anda bisa membentuk personal branding. Perlu diingat bahwa personal branding terbentuk bukan karena anda dalam suatu posisi tertentu saja, bahkan di lingkungan sekitar rumah anda pun perlu memiliki personal branding. Tingkah laku sehari-hari yang dilakukan secara tidak langsung sudah menggambarkan kondisi tersebut.

Perilaku baik dan bermanfaat perlu dilakukan setiap saat agar tumbuh personal branding yang positif. Siapapun anda dan apa pun posisi anda saat ini maka tetaplah menjadi diri anda sendiri tanpa perlu menjadi orang lain, percayalah bahwa setiap orang memiliki khas unik sendiri yang tidak pernah sama diantaranya.

Selamat mencoba dan bagikan cerita ini ke teman dan kerabat, silakan ceritakan pengalaman anda di kolom komentar.

 

 

SEISMIL – harikehari.id